Gerrard: Ozil Tak Seperti Pemain Kelas Dunia


Liga Inggris - Mantan kapten Liverpool, Steven Gerrard mengkritik performa yang ditunjukkan Mesut Ozil saat Arsenal dipecundangi Stoke City dengan skor tipis 0-1. Menurutnya, Ozil tak menunjukkan diri sebagai pemain kelas dunia.

Pada pertandingan pekan kedua Premier League di Bet365 Stadium, markas Stoke itu, The Gunners harus rela gagal melanjutkan tren kemenangan mereka usai ditaklukkan Stoke lewat gol tunggal Jese Rodriguez.

Performa dari para pemain The Gunners itu mendapatkan kritikan dari beberapa pihak. Dan Gerrard adalah salah satu sosok yang mengomentari dan mengklaim bahwa performa Ozil sangat jauh dari harapan.

Baca Juga : 




"Anda tak bisa hanya menyalahkan Mesut Ozil, tapi jelas bahwa dia terlihat tak mau tahu saat tim kehilangan penguasaan bola," kecam Gerrard.

"Dia hanya ingin menguasai bola, mengkreasikan peluang dan menciptakan sesuatu. Tapi pemain kelas dunia melakukan keduanya," sambungnya.

"Pemain kelas dunia itu mencoba menciptakan sesuatu saat menguasai bola, dan ketika mereka kehilangan bola, mereka menyatu dengan rekan setimnya untuk merebutnya kembali," tandasnya.(bts/dzi)

Gerrard: Ozil Tak Seperti Pemain Kelas Dunia

Gerrard: Ozil Tak Seperti Pemain Kelas Dunia


Liga Inggris - Mantan kapten Liverpool, Steven Gerrard mengkritik performa yang ditunjukkan Mesut Ozil saat Arsenal dipecundangi Stoke City dengan skor tipis 0-1. Menurutnya, Ozil tak menunjukkan diri sebagai pemain kelas dunia.

Pada pertandingan pekan kedua Premier League di Bet365 Stadium, markas Stoke itu, The Gunners harus rela gagal melanjutkan tren kemenangan mereka usai ditaklukkan Stoke lewat gol tunggal Jese Rodriguez.

Performa dari para pemain The Gunners itu mendapatkan kritikan dari beberapa pihak. Dan Gerrard adalah salah satu sosok yang mengomentari dan mengklaim bahwa performa Ozil sangat jauh dari harapan.

Baca Juga : 




"Anda tak bisa hanya menyalahkan Mesut Ozil, tapi jelas bahwa dia terlihat tak mau tahu saat tim kehilangan penguasaan bola," kecam Gerrard.

"Dia hanya ingin menguasai bola, mengkreasikan peluang dan menciptakan sesuatu. Tapi pemain kelas dunia melakukan keduanya," sambungnya.

"Pemain kelas dunia itu mencoba menciptakan sesuatu saat menguasai bola, dan ketika mereka kehilangan bola, mereka menyatu dengan rekan setimnya untuk merebutnya kembali," tandasnya.(bts/dzi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar